Liability & Equity

Selamat siang… di kesempatan ini kembali saya pengen belajar dan mengulas plus sharing sama temen2 blog hehee… tema kali ini yg akan saya share yaitu tentang Liabilities & Equity… Liability & Equity ini kalo di neraca ada di sisi pasiva… langsung aja kali ya biar waktunya lebih singkat….

LIABILITES

kalo kita inget2 lagi persamaan dasar accounting A = L+E, Nah utang ini merupakan besarnya kepentingan kreditur di perusahaan, kasarnya gini aja deh itu orang yg minjemin kita duit buat operasi perusahaan kita… sementara modal merupakan besarnya kepentingan pemilik pada harta perusahaan… tapi kreditur ini berbeda lho dengan pemilik modal, si kreditur ini pihak eksternal, nah sedangkan kalo pemilik modal ini pihak interal perusahaan…
Adanya utang di neraca menunjukkan kalo perusahaan pernah menarik sumberdaya dari kreditur… hal-hal penting dari dari utang ini yaitu :
1. Utang ini muncul dari transaksi kejadian masa lalu.
2. Utang harus melibatkan transfer aset atau penyedian jasa di kemudian hari yang bersifat probable (hampir pasti) –> maksudnya bayar utang😀
3. Utang ini merupakan kewajiban dari suatu entitas yang wajib di lunasi.

Klasifikasi utang
Untuk tujuan pelaporan keuangan, utang di klasifikasikan sebagai utang lancar dan utang jangka panjang. Suatu utang yang berasal dari kegiatan operasional akan diklasifikasikan sebagai utang lancar jika utang ini akan dilunasi dengan menggunakan harta lancar dalam satu tahun ke depan atau dalam satu siklus operasi normal. sebaliknya long term liability/ utang jangka panjang ini merupakan utang yg pelunasannya lebih dari satu siklus operasi normal.

Pengukuran utang
Pengukuran utang merupakan proses pemberian atribut nilai pada utang, atribut yg di berikan adalah nilai moneter. Untuk tujuan pengukuran, baik utang lancar maupun tidak lancar dapat di klasifikasikan menjadi tiga jenis:
1. Utang yang jumlahnya sudah pasti, contoh nya: nominal dari wesel atau obligasi
2. Utang yg jumlahnya harus di estimasi, jadi maksudnya dilihat dari kepastiannya, utang ini pasti terjadi namun jumlahnya belum diketahui secara pasti. contohnya: utang garansi.
3. Utang kontinjensi, yaitu utang yang muncul jika terjadi kejadian lain, contohnya, perusahaan di tuntut pengadilan oleh perusahaan lain, perusahaan akan membayar kewajiban jika pengadilan memenangkan si perusahaan penuntut, tingkat kemungkinan timbulnya kontinjensi ini dibagi lagi:
a. Probable : Tingkat kemungkinannya sangat tinggi dan bahkan dapat dikatakan hampir pasti. Jika jumlah utangnya dapat diestimasi dengan handal, maka utang ini dicatat, jika jumlahnya sulit diestimasi maka keberadaan utang ini diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
b. Reasonable posible : Kemungkinan terjadinya 50% atau dapat terjadi dapat pula tidak. Jika kondisinya demikian cukup diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
c. Remote : Kemungkinan terjadinya sangat kecil sehingga tidak perlu dicatat dan dilaporkan kecuali untuk utang jaminan pembayaran utang walaupun tingkat kemungkinan terjadinya kewajiban kecil tetapi harus diungkap dalam catatan atas laporan keuangan.
Tentang utang mungkin gw rasa yg gw ngerti cm segitu, kita lanjut aja deh ke Pasiva lainnya yaitu Equity/Modal.

Equity / Modal

Ekuitas merupakan bersarnya kepentingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan.

Bentuk Perusahaan
Terdapat beberapa bentuk perusahaan yaitu perusahaan perorangan, persekutuan dan perseroan terbatas serta koperasi. Walaupun secara hukum perusahaan perseorangan tidak diakui sebagai entitas yang terpisah dengan pemiliknya, namun menurut pandangan akuntansi perusahaan perseorangan terpisah dari pemiliknya. Perseroan terbatas menurut pandangan hukum merupakan entitas yang dapat melakukan kegiatan seperti manusia sehingga dapat dikatakan bahwa PT merupakan
entitas buatan (artificial entity). pada kali ini gw lebih menititk beratkan pada Perseroan terbatas / PT.

Karakteristik Perseroan Terbatas
Jika dilihat dari sudut pandang akuntansi PT adalah suatu perusahaan yang kepemilikannya diwujudkan dengan SAHAM. Saham merupakan sertifikat yang dikeluarkan oleh perseroan. Seseorang atau lembaga yang ikut serta menyerahkan sumber daya (harta) ke perseroan akan diberikan saham. Mereka disebut pemegang saham (Stockholder).

Dividen
Dividen adalah bagian laba bersih perusahaan yang dibagi kepada pemegang saham sesuai prosentase kepemilikannya. Dividen dapat berupa dividen tunai, dividen saham, dan dividen property. Dividen tunai adalah bagian laba perusahaan yang dibagi dalam bentuk kas. Dividen saham adalah bagian laba perusahaan yang dibagi dalam bentuk saham perusahaan. Sedangkan dividen property adalah dividen dalam bentuk selain dividen tunai dan dividen saham, misalnya berupa saham perusahaan lain.

Pemabatasan Saldo laba
Saldo laba yang besar dapat dijadikan dasar untuk membayar dividen. Untuk tujuan tertentu kadangkala saldo laba ini dibatasi agar tidak dibagi dalam bentuk dividen. Pembatasan ini dilakukan untuk beberapa tujuan seperti melindungi kreditor jika perusahaan membeli kembali saham perusahaan. Membeli saham sendiri hakekatnya sama dengan mengembalikan uang kepada pemilik. Karena yang berkepentingan
terhadap harta perusahaan adalah kreditor dan pemilik, jika perusahaan
mengembalikan uang ke pemilik, kreditor akan terancam kepentingannya. Oleh karena itu pembayaran dividen yang hakekatnya pengembalian harta ke pemilik perlu dibatasi dengan cara mengikat (membatasi) saldo laba.
ya wajar ajalah kalo kepentingan kreditur lebih di utamain, karena kreditur merupakan pihak eksternal perusahaan jadi harus di utamain, kalo kepentingan kreditur di abaikan ditakutkan kedepanny kalau2 kita butuh bantuan dari kreditur tersebut kita akan kesulitan, itulah kenapa di Neraca Liabilities letaknya paling atas/ di atas Equity…

yak kira2 begitu review tentang liabilities & equity maaf ya kalo masih banyak kekurangan, soalnya saya juga masih belajar, kalo ada yg mau nambahin atau komentar silahkan, saya tunggu kritik dan saran membangun dari teman teman… wassalam…

Regards,

Angga Permadi Karpriana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s