taxation

whoaaa ternyata udah lama juga ya ga tersentuh ini blog, yahh mumpung lagi sempet nih, kali ini saya pgn share2 lagi tentang seputar akuntansi mungkin kali ini agak melenceng tapi masih agak nyerempet sih, ya sesuai judul yg mau saya bahas yaitu ttg perpajakan, mungkin ga terlalu detail dan ga terlalu pinter juga sih saya membahasnya tapi setidaknya saya berusaha jelasin dengan bahasa yg mudah di mengerti yah teman teman🙂

jadi daripada kebanyakan intermezzo mending langsung aja kali yah… mungkin saya lebih membahas ke pph pasal 21, 22, 23, dan 26….

Pengertian pajak :
pajak itu pungutan yang sifatnya di paksakan tanpa memandang subjek pajaknya, jadi mau siapa juga asal memiliki penghasilan ya tetap di pajaki, ga perduli itu mau saudaranya gayus,aa gym atau saudara pak SBY sekalian tetap harus taat pajak… masalah penggunaan dana pajaknya ga saya bahas yah takut melenceng jauh dari topik nya hehee… nah pungutan yg tadi di tarik dari kita tadi nantinya akan di gunakan untuk membiayai pembangunan negara ini….

sebelom lebih jauh ke pph nya ada baiknya gw tulisin lagi kali ya tarif dasar pengenaan pajak atau yg biasa di sebut tarif pasal 17 ama PTKP nya:

tarif ps 17:
s/d 50.000.000 5%
diatas 50.000.000 – 250.000.000 15%
diatas 250.000.000 – 500.000.000 25%
diatas 500.000.000 30%

PTKP

– Diri Wajib Pajak Pajak Orang Pribadi 15.840.000
– Tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin 1.320.000
– Tambahan untuk seorang istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami. 15.840.000
– Tambahan untuk setiap anggota keturunan sedarah semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang diatnggung sepenuhnya , maksimal 3 orang untuk setiap keluarga 1.320.000

langsung contoh soal ya:

Saefudin adalah pegawai tetap di PT Insan Selalu Lestari sejak 1 Januari 2009. la memperoleh gaji
sebulan sebesar Rp. 2.000.000,- dan membayar iuran pensiun sebesar Rp. 25.000,- sebulan. Saefudin menikah tetapi belum mempunyai anak (status K/0). hitung pph terutang perbulan nya!

jawab:

gaji : 2000.000
di kurangi:
biaya jabatan = 5% x 20000000 = 100.000
iuran pensiun = 25000
125000
penghasilan neto = 2000000 – 125000 = 1875000
penghasilan neto di setahunkan = 12 x 1875000 = 22.500.000

PTKP (K/0) = 17.160.000
PKP = 22.500.000 – 17.160.000 = 5340000

PPh = 5% x 5340000 = 267.000

nah ketemu deh PPh terutangnya, tapi inget itu PPH setahun, kalo buat nyari PPh terutang per bulan nya tinggal temen2 bagi dengan 12 aja, ketemu deh…🙂

PPh 22
jai PPh 22 ituh terbagi 2 ada yang buat kegiatan impor sama kegiatan pembelanjaan pemerintah

nah untuk tarif kegiatan impor
– yang memiliki Angka Pengenal Impor (API) 2,5%
– yang tidak memiliki API 7,5%
cat: tarif dikalikan dari nilai impor

unutk yang kegiatan pembelanjaan pemerintah tarifnya 1,5 persen dan itu bersifat final.
final disini maksudnya tidak bisa dikreditkan lagi sebagai pajak yg terutang sebagai pajak yang sudah di bayar pada tahun berjalan.

PPh 23
nah ini pajak yang di pungut dari kegiatan penyertaan modal, contohnya: sewa, penyerahan jasa, atau hadiah, dan tarif nya 2% dari nilai nya.

PPh 26
ini pajak yg di potong dari WP luar negeri yang penghasilannya bersumber dari Indonesia, dan tarifnya sendiri 20%

tambahan: ada PPh pasal 25, itu PPh yang dipotong pada tahun berjalan, jadi maksudnya jumlah pajak yang udah kita bayarkan selama tahun berjalan termasuk di dalamnya pph 22, 23, dan 26 kalo ada… tapi yang bersifat final tadi tidak dapat dimasukkan kedalam pph 25…

nah kurang lebih sepengetahuan saya tentang pajak kurang lebih begitu, kalo ada yang mau menambahkan atau kurang setuju boleh langsung di sampaikan teman….

wassalam

Angga Permadi Karpriana

referensi: pajak.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s